Showing posts with label burung. Show all posts
Showing posts with label burung. Show all posts

Sunday, February 19, 2017

Burung Purba Terbang dengan Empat Sayap

Burung Purba Terbang dengan Empat Sayap


Fosil burung purba berkaki empat yang ditemukan di China.VIVAnews - Baru-baru ini, para ahli paleontologi asal China mengungkapkan bahwa ada beberapa dinaosaurus dan reptil di zaman primitif yang memiliki empat sayap. Makhluk-makhluk itu diduga sebagai cikal bakal kemunculan burung.

Temuan ini didapat para peneliti setelah menganalisis 11 fosil makhluk bersayap empat yang hidup pada 130 juta tahun silam.

Hasil dari penelitian ini telah menjadi bukti kuat bahwa beberapa spesies primitif awalnya memiliki empat sayap. Kemudian berevolusi dengan membuang sepasang sayapnya agar dapat bermanuver dengan baik saat terbang di langit. "Ini adalah masa transisi dari evolusi awal kemunculan burung," kata Xiaoting Zheng, ketua tim penelti dari Shandong Tianyu Museum of Nature, dilansir The New York Times, 15 Maret 2013.
"Pengurangan sepasang sayapnya merupakan sebuah evolusi dalam penerbangan," imbuhnya.

Dia menjelaskan, spesies burung bersayap empat itu telah mengganti anggota belakang tubuhnya dengan menumbuhkan bulu dan mengembangkan kakinya hingga seperti burung. "Kaki itu mampu bergerak cepat untuk membantunya lepas landas ke langit," jelas Zheng.
Fosil burung primitif berkaki empat (discovery.com)
Debat

Meskipun temuan baru ini telah membuktikan bahwa pada awal silsilah burung memiliki empat sayap, tapi fungsi dari wujud empat sayap saat digunakan untuk terbang masih diperdebatkan.

Menurut Xu Xing, anggota peneliti dari Institute of Vertebrate Paleontology and Paleoanthropology di Beijing, China, sayap-sayap kaku yang ditemukan pada sejumlah fosil dinosaurus yang hidup pada zaman Cretaceous berfungsi untuk mengangkat, membuat jalur, dan bermanuver, sehingga menciptakan peran penting saat melakukan penerbangan.

Sementara menurut Mark A Norell, ahli paleontologi dari Museum of Natural History di New York, Amerika Serikat, temuan ini adalah sesuatu yang menarik dan baru. "Tapi, saya ingin melihat bentuk nyatanya, sebelum mencapai kesimpulan bahwa empat sayap itu berfungsi sebagai alat untuk terbang," kata Norell.

Ia mengakui, daratan China sangat kaya akan fosil-fosil dinosaurus yang hidup di zaman Cretaceous, sehingga dapat membuka jendela baru dari awal evolusi burung. "Sampai saat ini, belum ada penelitian yang mengungkapkan berapa lama waktu terjadinya transisi dari empat sayap sampai menjadi dua sayap pada burung," tutup Norell.

Hasil penelitian ini telah diterbitkan di jurnal Science bertajuk Dramatic Fossils Suggest Early Birds Were Biplanes.


Available link for download

Read more »

Saturday, January 21, 2017

Burung Parkit

Burung Parkit


Kingdom: Animalia
Phylum: Chordata
Class: Aves
Ordo: Psittaciformes
Family: Psittacidae
Genus: Melopsittacus
Species: Melopsittacus undulatus
Panjang: 18-20 cm
Berat: 27-32 gram

Burung parkit adalah burung kecil dari keluarga burung nuri (parrot). Mereka sangat cerdas dan merupakan burung sosial (jauh lebih nyaman berada dalam kawanan besar). Burung parkit liar memiliki bulu hijau diselingi campuran kuning dan hitam. Di negara barat, burung parkit dikenal dengan nama parakeet atau budgerigar. Namun istilah yang lebih sering digunakan adalah budgie (kependekan dari budgerigar). Kata Budgerigar berasal dari bahasa Aborigin “betcherrygah” yang berarti “enak dimakan”. Ya, kemungkinan besar suku Aborigin suka makan daging burung parkit.
Melalui penangkaran/budidaya parkit telah dihasilkan burung parkit dengan warna biru, abu-abu, kuning, putih dan kombinasi. Harga burung parkit dengan kombinasi warna biasanya lebih mahal daripada harga parkit dengan warna umum.
burung parkit kuning
burung parkit kuning
burung parkit biru
burung parkit biru
recessive pied budgie
burung parkit recessive pied, harganya lebih mahal
ANATOMI BURUNG PARKIT
gambar anatomi burung parkit
gambar anatomi burung parkit
Keterangan:
  • cloaca: organ yang digunakan untuk saluran pembuangan dan saluran untuk transfer sperma saat kawin
  • coracoid: tulang penting, bagian dari struktur tulang untuk terbang
  • crop (tembolok): kantung penyimpanan makanan sebelum dicerna
  • duodenum: bagian pertama dari usus kecil, membantu mencerna makanan
  • gizzard (ampela): kantung pencernaan berotot yang dapat menampung kerikil yang dapat membantu menghaluskan biji-bijian. Sebelum masuk ke usus, biji-bijian keras akan diremas-remas oleh ampela sehingga beradu dengan kerikil dan menjadi halus agar zat makanan lebih mudah diserap. Fungsi ampela pada unggas sama seperti fungsi gigi pada manusia
  • oesophagus (kerongkongan): saluran yang menghubungkan mulut dengan tembolok
  • pectoral muscles (otot dada): otot untuk mengepakkan sayap
  • proventriculus: kelenjar pencernaan yang mencampur enzim pencernaan dengan makanan sebelum ditransfer ke ampela
  • small intestine (usus kecil): mencerna dan menyerap nutrisi dari makanan
  • trachea: saluran pernafasan yang membawa udara dari luar ke paru-paru dan sebaliknya
  • ureter: membawa sisa pembuangan dari ginjal ke kloaka
  • vas deferens: saluran pengangkut semen (air mani) dari testis ke kloaka saat kawin
Bagi yang malas membaca keterangan dari poin-poin di atas, mari saya bantu simpulkan:
  • Burung parkit (dan unggas lainnya) sengaja memakan kerikil untuk membantu menghaluskan makanan (baca keterangan gizzard, poin kelima).
  • Burung parkit jantan (dan banyak unggas jantan lainnya) tidak memiliki penis. Mereka (baik jantan maupun betina) hanya punya satu saluran untuk reproduksi dan defekasi (pembuangan), yaitu kloaka. Pada manusia (pria), saluran defekasi (rectum) terpisah dari saluran reproduksi (urethra – juga merupakan saluran pembuangan urine). Pada wanita, saluran lebih dispesifikasi lagi menjadi 3: saluran reproduksi (vagina), saluran defekasi (rectum), dan saluran urine (urethra).
gambar burung parkit hijau
burung parkit jantan, ditandai dengan warna kebiruan pada bagian sekitar lubang hidung (cere)
Karena tidak ada penis, akan sulit membedakan jenis kelamin burung parkit dengan melihat langsung area pribadinya. Cara membedakan jenis kelamin burung parkit yang umum dilakukan ialah dengan melihat warna cere (bagian di atas paruh sekitar lubang hidung). Jika berwarna kebiruan, jantan, bila berwarna putih, krem, atau coklat muda, berarti betina. Cara ini dapat dilakukan saat burung parkit sudah dewasa (sekitar 4 bulan). Perbedaan warna cere akan semakin jelas seiring bertambahnya usia burung parkit.Secara tekstur, cere pada burung parkit jantan terlihat lebih mengkilap, dan agak kusam pada betina.
burung parkit betina
burung parkit betina, ditandai dengan cere (bagian di atas paruh sekitar lubang hidung) berwarna putih, krem atau coklat muda
Cara lain membedakan jenis kelamin burung parkit adalah dengan memperhatikan aktivitas burung parkit. Burung parkit jantan biasanya lebih aktif dan lebih suka berkicau sementara parkit betina lebih cenderung diam dan pasif.
sarang burung parkit
sarang burung parkit liar
HABITAT
Burung parkit adalah binatang asli Australia yang ditemukan hidup dalam kelompok besar di alam liar (hingga ribuan dalam satu kelompok). Habitat mereka adalah di gurun dan hutan belukar terbuka. Burung parkit liar adalah nomaden, pergerakan mereka tergantung pada pasokan makanan dan air. Burung parkit liar membangun sarang mereka pada lubang pohon. VIDEO: Burung Parkit Liar
jewawut (Setaria italica)
jewawut (Setaria italica)
MAKANAN
Makanan burung parkit bervariasi antara biji-bijian, buah dan sayuran. Biji-bijian yang baik dan disukai burung parkit adalah jewawut, millet merah, dan millet putih. Buah-buahan yang disukai burung parkit antara lain: apel, pir, melon, dan pisang. Dan sayuran yang baik untuk burung parkit adalah: jagung muda, tauge, brokoli, wortel dan bayam. Makanan yang haram diberikan ke burung parkit adalah alpukat dan cokelat karena bersifat racun bagi burung parkit.
sepasang burung parkit
sepasang burung parkit
SIKLUS HIDUP
Burung parkit adalah hewan monogami. Mereka cenderung memiliki hanya satu pasangan seumur hidup mereka. Saat kawin, sperma berpindah dari tubuh parkit jantan ke betina melalui penempelan kloaka. Proses kawin ini berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan detik. Sekitar satu minggu setelah kawin, parkit betina akan mulai bertelur. Induk parkit mengeluarkan satu telur setiap harinya sampai ada 4 hingga 6 telur. Telur-telur ini akan dierami selama 17-19 hari hingga akhirnya menetas.
VIDEO: Burung parkit bertelur
telur dan bayi burung parkit
telur dan bayi burung parkit
Secara berurutan, anak burung parkit akan menetas setiap dua hari. Anak burung parkit terlahir buta dan tanpa bulu. Mereka benar-benar tidak mampu bertahan hidup tanpa bantuan induk mereka. Induk parkit harus terus menerus memberikan kehangatan kepada bayi-bayinya hingga mereka menumbuhkan bulu. Induk parkit memberikan makanan kepada anaknya dengan cara memuntahkan makanan yang telah ia cerna ke mulut anaknya. Anak burung parkit tumbuh sangat cepat.
anak burung parkit
anak burung parkit, akan mulai menumbuhkan bulu sekitar usia 2 minggu
Setelah berumur sepuluh hari, mata anak burung parkit akan terbuka. Beberapa hari kemudian, anak burung parkit mulai menumbuhkan bulu mereka, diawali dengan tumbuhnya bulu-bulu halus dan diikuti poros bulu (pin feathers) yang berbentuk seperti jarum tebal yang muncul dari kulit mereka.
VIDEO: Anak burung parkit umur 2 minggu
burung parkit muda
burung parkit muda, usia satu bulan
Sekitar satu bulan, bulu anak burung parkit sudah hampir tumbuh sempurna.
VIDEO: Perkembangan parkit sejak menetas hingga usia 30 hari
burung parkit dewasa
burung parkit dewasa
Anak burung parkit sudah bisa makan sendiri dan siap meninggalkan sarang sekitar usia 42 hari. Saat itu, burung parkit muda sudah bisa terbang dan menjaga diri mereka sendiri. Setelah 4 bulan, burung parkit muda mulai merontokkan bulu untuk pertama kalinya. Ditandai dengan hilangnya pola garis hitam di dahi mereka. Setelah perontokkan bulu pertama, parkit muda telah berubah sepenuhnya menjadi parkit dewasa. Parkit betina dewasa akan mulai belajar bertelur di usia 5 bulan.
cincin iris pada burung parkit
cincin iris pada burung parkit
Di usia 6 bulan, akan muncul lingkaran putih di sekitar bola mata, yang disebut cincin iris, sebagai indikasi umur burung parkit. Semakin jelas cincin iris, semakin tua umur burung parkit. Parkit dapat hidup antara 5-8 tahun, namun pada kasus istimewa, parkit dapat hidup hingga lebih dari 10 tahun jika dirawat dengan baik.
ular pohon australia
ular pohon australia, predator alami burung parkit liar
PREDATOR
Ular adalah predator utama burung parkit di alam liar. Telur dan anak burung parkit adalah mangsa mudah bagi ular.
kandang parkit
kandang parkit
KANDANG PARKIT
Di alam, burung parkit liar dapat dengan bebas memilih tempat mereka tinggal, namun tidak sama halnya dengan burung parkit peliharaan. Burung parkit peliharaan akan tinggal di kandang yang sudah ditentukan pemiliknya. Kandang parkit sebagai tempat berlindung harus memiliki ruang gerak dan bermain yang cukup agar parkit merasa nyaman, betah dan tidak stress. Dimensi kandang parkit (minimal) untuk tempat tinggal sepasang parkit adalah: 45cm (panjang) x 45cm (lebar) x 60cm (tinggi) dengan ukuran bar space (terali kandang) ½ inch. VIDEO: Sepasang parkit di dalam kandang
FUN FACTS
  • Burung parkit adalah burung peliharaan terpopuler di dunia
  • Dengan pelatihan yang tepat, burung parkit dapat belajar berbicara
    VIDEO:
    Burung parkit berbicara
  • Burung parkit dapat memutar kepalanya hingga 180 derajat. Di alam liar, hal ini menguntungkan mereka dengan jangkauan penglihatan yang lebih luas untuk menghindari predator
  • Penemuan fosil di Australia mengungkapkan bahwa burung parkit telah hidup di bumi jauh lebih lama sebelum manusia
  • Burung parkit memiliki dua jari kaki menghadap ke depan dan dua jari menghadap ke belakang. Unggas lain memiliki tiga jari kaki menghadap ke depan dan satu jari menghadap ke belakang
  • kaki burung parkit
    kaki burung parkit
  • Kebanyakan burung parkit membuang kotoran (poop) setiap 10-20 menit sekali
  • Suhu tubuh normal burung parkit adalah 39 derajat Celcius dengan jantung berdetak lebih dari 200 kali per menit
  • Burung parkit dapat menangkap 150 gambar per detik, sementara manusia hanya 16 gambar per detik
  • Burung parkit dapat mendengar suara dengan jangkauan 400-20.000Hz


Available link for download

Read more »

Wednesday, January 18, 2017

Burung Burung Paling Mematikan Di Dunia

Burung Burung Paling Mematikan Di Dunia


Burung-Burung Paling Mematikan Di Dunia



Hawks and Falcons Seperti burung pemangsa lain nya, mereka memiliki cakar tajam dan paruh kuat yang digunakan untuk berburu, bersama dengan kecepatan dan kelincahan, menciptakan bahaya serius bagi manusia, bahkan jika hanya burung bayi (paruh nya ‘juga dapat dikonfigurasi secara khusus untuk memotong melalui saraf tulang belakang dari mangsa mereka).


Owls Burung hantu adalah raptors atau burung pemangsa, dan mereka menggunakan cakar dan paruh untuk membunuh, menangkap dan makan. Dalam sebuah ruang tertutup, atau jika burung itu ada dalam ketakutan atau gelisah, bisa berakibat sangat buruk kepada Anda.

Seagulls Burung camar sangat agresif dan dikenal sering menyerang dan bahkan mematuk di kepala orang-orang untuk melindungi sarang dan anak nya. Bahkan, orang-orang Inggris terpaksa membawa payung untuk menghindari serangan itu, setidaknya seorang wanita dibawa ke ruang gawat darurat dengan paruhnya karena luka mendalam di kepala, dan anjing-anjing dibunuh oleh burung-burung.


Canada Geese Angsa Kanada sangat agresif terutama jika Anda (sengaja atau tidak sengaja) mendekati sarang mereka atau anak mereka, maka mereka akan mengejar Anda hingga pergi dan bahkan menggigit Anda.

Ostriches Burung unta adalah burung gugup dan dapat berbahaya. Mereka merupakan burung terbesar yang masih ada (mereka dapat mencapai lebih dari sembilan meter dan 350 pon) dan kecepatan mereka berlari sangat besar (mencapai 30 mil per jam selama 10 mil lurus). Seperti burung kasuari, mereka memiliki kaki yang kuat (tendangan mereka dapat membunuh seekor hyena), juga mempunyai cakar tajam.

Cassowaries Kasuari, sebuah spesies terancam punah, burung besar yang hidup di hutan hujan, hutan dan rawa di Australia. Kasuari tidak bisa ditebak, agresif dan dikenal untuk kaki besar mereka, dan juga mencakar. Tendangan[/b] mereka mampu memecahkan tulang, dan cakar mereka telah bisa disamakan dengan belati.


Available link for download

Read more »

Saturday, December 31, 2016

Burung tertua didunia

Burung tertua didunia


Spesies menyerupai burung yang diketahui selama ini sebagai nenek moyang burung ternyata bukanlah unggas pertama. Sebelumnya, sudah ada spesies berbulu di jaman dinosaurus yang diyakini sebagai spesies purba dari burung yang ada hari ini.

Temuan dinosaurus berbulu ini sekaligus mengubah cara manusia melihat burung serta evolusinya. 
 
 
 
Fosil unggas sepanjang 30 cm menjadi bukti kuat bahwa sesungguhnya ada burung yang menjelajahi langit Bumi di jaman dinosaurus. Kehadirannya menentang asal-usul spesies unggas selama ini.

Sebelumnya, para ilmuwan percaya bahwa burung berevolusi dari dinosaurus sejenis Theropods, dari awal zaman Cretaceous, sekitar 120-130 juta tahun yang lalu.

Namun, temuan baru di daerah Timur Laut China ternyata jauh lebih tua ketimbang Theropod yang hidup di pertengahan zaman Jurassic.

Ilmuwan memperkirakan, Eosinopteryx berada di Bumi lebih dari 145 juta tahun yang lalu.

"Penemuan ini menggugurkan keraguan lebih lanjut pada teori sebelumnya, bahwa fosil Archaeoptryx yang terkenal dan disebut-sebut sebagai burung pertama. Dan temuan ini sangat penting bagi evolusi burung modern," kata Dr Gareth Dyke, dosen senior untuk Vertebrate Palaeontology dari University of Southampton.

"Temuan ini sekaligus menunjukkan bahwa asal-usul burung atau unggas jauh lebih kompleks daripada yang diperkirakan sebelumnya," pungkas Dyke.

Menurut analisa pada fosil, burung purba Eosinopteryx memiliki tubuh berbulu dan tidak bisa terbang. Sebab, lebar sayapnya terlalu kecil, dan lagi pula struktur tulangnya membatasi kemampuannya untuk mengepakkan sayap.


Available link for download

Read more »

Wednesday, November 23, 2016

Cara Buat Pasang Burung Twitter Terbang Di Blogspot

Cara Buat Pasang Burung Twitter Terbang Di Blogspot


Cara membuat / memasang widget burung Twitter terbang di Blogger, mungkin trik ini sudah tidak asing lagi bagi sobat dan sudah banyak sekali saya melihat blog yang sudah memasang widget burung Twitter terbang ini dengan berbagai macam style dan warna burung Twitter yang berbeda-beda, sekarang saya akan mengulas kembali khusus buat teman-teman blogger yang baru membuat blog dengan platform blogspot

Memasang Burung Twitter Terbang di Blogspot
Twitter adalah layanan jejaring sosial yang sangat populer sekarang ini selain Facebook dan Google+ dan tidak salah banyak orang yang beramai-ramai untuk menjalin koneksi melalui Twitter apakah itu untuk keperluan bisnis maupun hanya sekedar berteman saja, nah bagi sobat yang mempunyai blog tidak ada salahnya memasang widget burung twitter terbang ini selain membuat blog sobat cantik dan unik, widget ini juga mempermudah sobat untuk menjalin pertemanan baru dengan pembaca blog sobat,Cara Buat / Pasang Burung Twitter Terbang Di Blog hanya dengan sekali klik pada burung twitter yang terbang maka akan otomatis terhubung dengan profile Twitter sobat,
Ok tanpa panjang lebar mari kita kupas bersama-sama cara memasang widget ini

Pertama-tama silahkan login di Blogger

  • Klik Layout > Add Gadget > Html/Javascript
  • Copy paste kode di bawah ini ke kolom Html/javascript

<!-- floating twitter Bird -->
<script type="text/javascript" src="http://bloggerpeer.googlecode.com/files/tripleflap.js"></script>
<script type="text/javascript">
var birdSprite="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhoMX8fDvhyphenhyphenGZh1gccwPLABFom3E3JxP0HC4_ndow4XazV9lpK8xqWU4zmdqIef-F53aFEclaOiyYu2_HGG6pmc5IVMgZ4twAvK4prlS0VtYDW2Lb7nIUyGOCBEx6F0N0s_mmv0GQPMKOA/s1600/burung+twitter+terbang.png";
var targetElems=new Array("img","hr","table","td","div","input","textarea","button","select","ul","ol","li","h1","h2","h3","h4","p","code","object","a","b","strong","span");
var twitterAccount = "http://twitter.com/Username";
var tweetThisText = "Twitter - UserID http://bimazz354.blogspot.com/";
tripleflapInit();
</script>


  • Ganti kode yang berwarna biru dengan nama pengguna (username) akun Twitter sobat
  • Simpan dan lihat hasilnya

Warna Pilihan Burung Terbang Twitter

Rubah Warna Burung Twitter

Untuk membuat warna burung Twitter yang lain sobat bisa mengganti kode yang berwarna merah diatas dengan kode-kode dibawah ini sesuai dengan warna pilihan yang sobat inginkan

Warna Kuning

  • https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWl0Lg49bW8iusnwfPKsdmQzV2Z-N6hPWxpX5Yad2DiRS7u6raOOA3O81RCt4rAZEesMRv2o2okchzX-xQ0sWYqXoo55Dk8PXp22ckuDq_b0sCiwKGIEvXQfQ-LAqyB8TNef2gElF-kyA/s1600/yellow+bird.png
Warna Hitam

  • https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjgp04czwiaWufB6u43PpxTW8JN3N1cEGZlm7jy_0TRO-BImsLsrLHFdyMPtf1JKduNmS5-P42XH6SxLe9KH0ad6CQxPkzdGf4-L2m8_gHDVPB6ffp3jIyyTdEwaqqCEW6Pt4zxx2tW6i0/s1600/black+bird.png
Warna Biru

  • https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEir1q-fS1-vSOdhFl6vZZjX7zE7U2gZ3JaSx5uvqc-u6VwouuYx3Yo5n7DWXF46PLwmuez66WYhWEYo37fYKsJ4ZDbgeEePS7Q3_C4XgLLOhVEdnwv3CIm69KtXKvxuKvFifhii_My-atw/s1600/Blue+bird.png
Warna Coklat

  • https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhBunXgTb6u9oqDHHadEZ9xbyNfEoO11df4LUN1Q3pryQ_8_Iao_jedHnGxSJhZIkxkSfyziQyPxkntqhP6bz7YBAh3dOIEW7pm8qgJrmqfqVEl5M_luG5xOHN61AmC5sexJFXILrrmlmA/s1600/brown+bird.png
Warna Hijau

  • https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi2v2N-wMGIQlHyekks81DkQqgolD1q9qFcVblFrwFfuVhbfSh4A-PmCZskEcTHCJtam_wL_8HmEp6ALJ1nFu9naVmitQWA-5uVwXyIzffUb4yimebhhmILyDRV2-l0YVxpLaGoWlK9nnE/s1600/Green+bird.png
Warna Ungu

  • https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi-JB5pkTQrPIxthn9qJ4sMx140xCCtLBuV8MV8mBJKn0aahIJVvY1Ryf2Bwyw4N-5Qd_UauhQMU5GYAWXK1v6eVkVGxBwfCELynDfNUvQOTWPxXVmZvCCbsZoY7yuHsFW3VY8-Al8LU9I/s1600/purple+bird.png
Warna Putih

  • https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjab_nfO82pk5a5BLEBUtgTvUlWDt2lrYcMJl3gHRopqSDhxZqAHFT0MZe7MUVzPn1HmLwxRL-lG1AMlL8Clm_t-ilTUydJoUIrXhLWXJFJB2NngsqPdaSM1m948UprEhhJkG3TU5O1V_M/s1600/white+bird.png
Warna Merah

  • https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgmYXxu3WdAX_noIUwcuAulqpcOWkygntaRGPiIXHDy1RUrKJzzxQJz-RL-QsK1fooaOyu8IRIzhI-1VUGha_Z-IYzQGosNBh0QsfoFHcPEAGqdbl00noOn18s2cHlx_zJ5z29UQVLT4ls/s1600/red+bird.png

Dan terakhir jangan lupa disimpan
Good luck Sob..!


Available link for download

Read more »

Thursday, October 20, 2016

Burung Dinosaurus Melompat Bukan Terbang

Burung Dinosaurus Melompat Bukan Terbang


Analisis fosil terbaru menyatakan bahwa burung Dinosaurus menggunakan sayap untuk terbang pasif diantara pepohonan.
Sebuah studi yang dirilis pada Jurnal Current Biology ‘Primitive Wing Feather Arrangement in Archaeopteryx lithographica and Anchiornis huxleyi‘, menyatak bahwa burung dinosaurus sebenarnya tidak bisa terbang tinggi seperti burung modern, mereka melompat dari puncak tertinggi atau diatas pepohonan.

Burung Dinosaurus Terbang Pasif

Nenek moyang burung Camar dan Gagak berasal dari burung dinosaurusumum, sayap digunakan untuk membantu jarak lompatan, atau terbang pasif dari pohon ke pohon. Sebuah studi terkini menjelaskan bahwa fosil dinosaurus yang berusia 155 juta tahun mengungkapkan asal usul sayap burung saat ini yang memiliki penampilan berbeda daripada yang diperkirakan sebelumnya. Penemuan ini akan mendukung teori bagaimana burung dinosaurus belajar terbang.
Archaeopteryx, burung dinosaurus
Archaeopteryx / Credit: ferahgo-the-assassin.deviantart
Jakob Vinther seorang dosen Biology And Earth Sciences-Bristol University-UK, menjelaskan studi bulu sayap menunjukkan burung dinosaurus belajar terbang dengan memanjat pohon dan melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Awal perkembangan bulu untuk meningkatkan luas permukaan sayap burung dinosaurus sehingga dalam evolusi selama jutaan tahun akhirnya spesis burung bisa terbang lebih jauh.
Tim peneliti internasional menemukan dan memeriksa dua fosil burung Dinosaurus. Archaeopteryx, spesis burung dinosaurus pertama yang kadang-kadang disebut dengan nama Urvogel. Fosil ini ditemukan seorang pekerja tambang di Jerman pada pertengahan 1870-an-. Anchiornis, spesis yang hampir mendekati kesempurnaan burung, ber-genus kecil, berbulu, atau dikenal juga sebagai dinosaurus Troodontid. Spesis ini ditemukan pada tahun 2009, genus dinosaurus pertama yang memiliki kekayaan warna dan corak bulu. Kedua spesis burung berasal dari periode dinosaurus yang kemudian berevolusi membentuk burung sempurna seperti yang ada pada saat ini.
Fosil-fosil tersebut terjaga dengan baik hingga peneliti bisa dengan jelas melihat tanda-tanda adanya bulu burung, mereka melihat fitur fosil sayap Archaeopteryx yang terlewatkan. Perbedaan bulu burung modern dan bulu Archaeopteryx terletak pada bulu sayap. Burung modern memiliki banyak bulu pendek, namun burung dinosaurus memiliki beberapa lapis bulu yang panjang hingga 90 persen melebihi ukuran bulu-bulu sayap. Vinther dan rekannya Nicholas Longrich mengetahui bahwa sayap yang berbulu panjang dalam kondisi apapun dapat digunakan untuk terbang yang menyerupai penerbangan burung modern.
Bulu yang panjang mengurangi Archaeopteryx mengepakkan sayapnya, sayap burung dinosaurus menjadi alat bantu terbaik yang digunakan sebagai mekanisme melayang. Burung modern memiliki desain sayap khusus yang memungkinkan udara mengalir bebas di antara sayap ketika terbang. Pada saat hentakan, kontak bulu untuk membentuk membran yang ketat sehingga tidak ada udara yang dapat melaluinya. Hal ini menjelaskan bagaimana burung modern dapat terbang tinggi dengan mekanisme tersebut.

Evolusi Sayap Burung Dinosaurus

Studi burung dinosaurus sebelumnya (Anchiornis), Vinther mengetahui bahwa spesis ini memiliki sayap yang menyerupai Archaeopteryx dengan kontur bulu panjang. Burung dinosaurus Archaeopteryx lebih erat terkait dengan burung Anchiornis. Berarti jenis sayap mungkin standar diantara keduanya, dengan kata lain jenis sayap merupakan bagian dari evolusi sayap burung.
Penemuan ini menandai hipotesis dominan tentang bagaimana burung dinosaurus berevolusi menjadi burung modern. Kelompok palaeontolog di Amerika meyakini bahwa burung dinosaurus tidak memanjat pohon sama sekali.
Mereka berpendapat bahwa burang dinosaurus berlari di sekitar ladang, di mana mereka belajar mengepakkan sayap. Yang pada akhirnya burung dinosaurus mengembangkan kemampuan untuk lepas landas, dan kemudian belajar terbang dengan sayap selama masa evolusi.
Spesis Microraptor telah ditemukan di Cina, spesis ini memiliki empat sayap, memiliki bulu pada lengan serta pada kaki. Tapi para peneliti yakin bahwa Microraptor tidak menggunakan kaki belakangnya untuk mengepak, karena tidak memiliki otot-otot yang mendukung hal itu. Fakta ini menunjukkan bahwa sayap digunakan untuk penerbangan pasif dan berevolusi menjadi sayap berpermukaan besar.
Meskipun studi ini sulit untuk meyakinkan peneliti lain dengan persuasi berbeda, penemuan baru bisa membantu merevisi penjelasan populer tentang bagaimana burung dinosaurus berevolusi menjadi burung modern


Available link for download

Read more »

Wednesday, October 5, 2016

Cara Budidaya Ternak Burung Kenari Yang Baik dan Benar

Cara Budidaya Ternak Burung Kenari Yang Baik dan Benar




Cara Budidaya Ternak Burung Kenari memang gampang-gampang susah kita harus lebih teliti dan jeli ketika akan budidaya ternak burung kenari ini, kita harus memilih bibit yang bagus dan tempat atau lahan yang cukup besar, perhatikan juga lingkungannya karena burung kenari sangat sensitif sekali pada lingkungan yang kotor.



Bagi anda yang tidak tahu bagaimana cara ternak budidaya burung kenari


Available link for download

Read more »